Saturday, 20 January 2018 01:15

mitos atau fakta yaaa ?

Seringkali budaya yang berkembang di masyarakat dianut oleh orangtua dalam perawatan anaknya. Entah budaya itu baik untuk kesehatan sang anak maupun tidak. Budaya yang sudah ada tersebut biasanya berasal dari orang-orang terdahulu yang tinggal di daerah tersebut, dan diwariskan secara turun-temurun pada generasi selanjutnya...

Jadi Bunda, sebenarnya mana sih budaya yang baik dan mana budaya yang seharusnya kita tinggalkan demi kesehatan dan tumbuh kembang si kecil? simak ulasan di bawah ini ya...
  • Benarkah, bayi 0-6 bulan boleh diberi pisang agar tidak kaget saat mulai berlatih makan? bayi berusia 0-6 bulan sebaiknya diberi ASI eksklusif, artinya hanya diberi ASI saja tanpa ada makanan pendamping selain ASI. Hal ini dikarenakan enzim dalam alat pencernaan bayi masih belum bisa menerima makanan dalam bentuk non-cair. Sehingga alangkah baiknya, jika pisang diberikan setelah usia 6 bulan. Jadi budaya atau kebiasaan memberi pisang pada bayi usia 0-6 bulan adalah MITOS ya, Bunda.
  • Benarkah, bayi boleh diberi kopi untuk mencegah terjadinya kejang?                              Kopi kaya akan kafein yang memicu jantung bayi berdenyut lebih cepat. Hal ini justru dapat membahayakan kesehatan bayi sendiri. Apabila terjadi demam pada bayi pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan cara merebahkan bayi di tempat yang datar, membuka bajunya perlahan, dan awasi jangan sampai dia menggigit lidah. Untuk tindakan selanjutnya, silahkan membawa bayi pada dokter. Jadi budaya memberi kopi untuk mencegah kejang pada bayi adalah MITOS ya, Bunda.
  • Benarkah bayi di bawah 6 bulan boleh diberi air putih, apabila terlihat haus?                    Air putih dapat menjadi sumber infeksi bagi bayi, karena pengolahan air yang kurang tepat atau tempat penyimpanannya yang kurang higienis. Selain itu, pemberian air putih dapat mengakibatkan gangguan pada otak bayi. Hal tersebut dapat terjadi karena ginjal bayi belum sempurna, sehingga apabila diberi air putih, kemungkinan air seni bayi akan membawa serta elektrolit dalam darah, seperti natrium. Apabila bayi kekurangan natrium dapat mengakibatkan kejang pada otak. Jadi, pemberian air putih pada bayi untuk menhilangkan haus,juga MITOS ya, Bunda.

Sekian, semoga bemanfaat untuk menambah pengetahuan Bunda tentang pola asuh anak, terutama yang masih berusia 0-6 bulan.


dr. Candra Damayanti, SpOG
RSIA Cempaka Putih Permata Surabaya

Informasi Kontak

Kategori : Hospital
Address : Jalan Jambangan Kebon Agung No. 8, Jambangan, Jawa Timur 60231, Indonesia.
Phone : +6231 8282350
Humas : Sri Mulyani (085330771600)